Cara Mengajari Anak Menulis dengan Baik dan Rapi

Sebagian orangtua mungkin berpendapat saat anak memasuki usia sekolah atau sekolah dasar (SD), tandanya anak sudah tidak perlu lagi diajari menulis. Kemampuan ini dianggap sudah otomatis mampu dilakukan anak saat belajar di sekolah. Padahal, meski sudah di bangku SD, tidak jarang anak tetap perlu diajari menulis dengan baik. Tidak hanya cara menulis, tetapi juga membantu anak memahami isi tulisan. Lalu, bagaimana sih cara mengajari anak di usia sekolah untuk menulis?

Kendala yang dapat menghalangi anak menulis dengan baik

Meski sudah bisa menulis, bukan berarti anak di bangku SD Anda tidak butuh belajar menulis. Pasalnya, masih saja ada kendala-kendala tertentu yang mungkin masih dialami oleh anak Anda. Hal ini biasanya membuat tulisan anak menjadi tidak bisa dibaca. Jika dibiarkan, mungkin ini juga dapat mengganggu aktivitas belajarnya saat di sekolah.

Sebagai orang tua, tentu Anda harus peka terhadap kendala yang mungkin dialami oleh anak dalam menulis, misalnya:

  • Masih suka berganti tangan antara tangan kanan dan kiri saat sedang menulis.
  • Menulis dengan sangat amat pelan, sehingga memakan banyak waktu.
  • Kesulitan saat menuliskan huruf-huruf tertentu dengan benar.
  • Cara anak memegang alat tulis saat sedang menulis terlihat berbeda dan tak lazim.
  • Tidak memiliki ketertarikan, bahkan menghindari aktivitas yang mengharuskannya untuk menulis.
  • Tulisan tangan yang buruk sehingga tulisannya tidak bisa dibaca.
  • Tidak bisa mengikuti perintah yang diberikan oleh guru saat sedang menulis.

Cara mengajari anak menulis dengan baik dan rapi
Melansir Raising Children, beberapa cara berikut ini mungkin bisa membantu anda mengajari anak membuat tulisan tangan yang baik dan rapi.

1. Sediakan tempat yang nyaman untuk anak latihan menulis
Salah satu cara untuk mengajari anak agar bisa menulis tulisan tangan yang baik adalah menyediakan tempat yang nyaman. Pastikan bahwa anak bisa latihan menulis di kursi yang stabil dengan dataran meja yang sejajar dengan pusar anak.
Hindari menggunakan meja atau tempat menulis yang terlalu tinggi karena posisi anak saat belajar menulis bisa memepengaruhi tulisannya.

2. Minta bantuan guru di sekolah
Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengajari anak menulis adalah meminta bantuan guru. Pasalnya, saat anak sekolah, Anda tidak bisa mendampinginya. Oleh karena itu, Anda tentu butuh bantuan guru di sekolah untuk mengawasi anak Anda dalam menulis.

3. Tulis tiap huruf terlebih dahulu|
Cara berikutnya yang mungkin juga efektif untuk mengajari anak menulis adalah Anda menulis tiap-tiap huruf terlebih dahulu. Tunjukkan pada anak dari sisi mana seharusnya sebuah huruf dimulai. Jika perlu, buat pola menggunaan titik-titik yang membentuk masing-masing huruf, agar anak bisa menulis mengikuti pola tersebut.

4. Manfaatkan waktu dengan baik
Banyak latihan membuat anak menjadi lebih terbiasa. Oleh sebab itu, memanfaatkan waktu yang ada dengan baik termasuk cara untuk mengajari anak menulis yang cukup efektif. Lagipula, menulis dengan tangan juga memiliki manfaat. Semakin sering anak berlatih menulis, semakin terbiasa anak akan menulis dengan baik.

Melatih kemampuan anak memahami isi tulisan dengan menulis

Tidak hanya bentuk tulisan anak yang harus terus dilatih agar bisa dibaca, isi dari tulisan anak pun juga harus terus diasah. Ya, kemampuan literasi anak juga bisa dilatih dengan membiasakannya menulis.
Namun, saat mengajari anak menulis di rumah, Anda tentu tidak ingin melakukan cara yang membosankan atau membuat anak merasa seperti sedang di sekolah. Lalu, bagaimana cara membiasakan anak menulis saat di rumah?

1. Buat suasana yang menyenangkan untuk menulis
Anda tentu tidak ingin membuat anak merasa “terpaksa” saat sedang belajar menulis. Pasalnya, isi tulisan anak adalah sebuah karya kreatif. Kreativitas tentu tidak bisa dipaksakan, karena hasilnya mungkin tidak maksimal. Maka itu, buat suasana yang menyenangkan bagi anak sebagai cara mengajari anak menulis.

2. Bebaskan anak berimajinasi
Cara yang juga jitu dalam mengajari anak meningkatkan kualitasnya dalam menulis adalah membebaskan anak berimajinasi dalam tulisannya. Sebagai orangtua, Anda cukup mengawasi anak selama proses menulis. Cara ini tergolong cocok untuk mengajari anak yang sudah memiliki ketertarikan dalam dunia tulis menulis.

3. Ikut menulis bersama anak
Cara lain yang juga efektif untuk mengajari anak menulis adalah ikut menulis bersama anak. Sebagai contoh, Anda bisa menentukan topik yang ingin ditulis. Lalu, Anda dan anak bersama-sama menulis satu hal dari topik yang sama. Setelah selesai menulis, Anda bisa saling menukar tulisan dengan anak.

Mengajari anak di usia sekolah untuk menulis memang bukan perkara gampang. Tentu tantangannya lebih berat dibanding mengajari anak balita menulis. Meski begitu, mengingat kemampuan bahasa anak di usia sekolah masih terus berkembang, Anda pun harus semakin kreatif dalam mendukung proses perkembangan anak yang satu ini.

Referensi : https://hellosehat.com/parenting/tips-parenting/cara-mengajari-anak-menulis-dengan-baik-dan-rapi/

Share This Post: