Mengenal Permainan Anak Tradisional yang Lebih Menyehatkan

Perkembangan zaman membuat permainan anak tradisional semakin kehilangan peminatnya. Padahal sebagian besar jenis permainan ini dapat mengajarkan keterampilan fisik, strategi, pengulangan pola, dan kreativitas anak. Selain itu, permainan anak tradisional juga baik untuk kesehatan karena mendorong anak-anak untuk berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat.
Selain menyenangkan, hal yang paling menarik dari permainan anak tradisional adalah hampir semua generasi tahu permainan ini. Jadi, seluruh anggota keluarga bisa ikut bermain bersama anak.

Jenis-jenis permainan anak tradisional
Berikut adalah jenis-jenis permainan anak tradisional yang bermanfaat bagi Si Kecil.

1. Petak umpet
Semua orang pastinya mengetahui permainan anak tradisional yang satu ini. Selain seru, petak umpet juga mudah untuk dimainkan. Seorang anak akan menghitung dengan mata terpejam dan anak-anak lainnya akan bersembunyi.

2. Kucing dan tikus
Permainan anak tradisional ini, membutuhkan dua anak untuk menjadi kucing dan tikus. Para pemain lain harus membentuk lingkaran dan mulai memutar memegang tangan. Pemain yang menjadi tikus berdiri di dalam lingkaran, sementara kucing berdiri di luar.

3. Kelereng atau gundu
Biasanya permainan kelereng atau gundu menjadi favorit bagi anak laki-laki. Pertama-tama, buatlah lingkaran kecil di tanah. Semua pemain menempatkan masing-masing kelereng mereka di dalam lingkaran.

4. Lompat tali
Lompat tali adalah permainan anak tradisional yang sering dimainkan anak perempuan. Di Indonesia, biasanya tali yang digunakan terbuat dari ratusan karet gelang yang diikat menjadi satu untuk membentuk cincin besar. Anak-anak bergiliran mencoba melompati tali yang dipegang oleh dua orang anak di setiap ujungnya.

5. Congklak atau dakon
Congklak dimainkan dengan menggunakan papan dengan lekukan melingkar di kedua sisi dan di setiap ujung papan. Permainan ini dimainkan dengan 98 biji congklak (biasanya terbuat dari kerang atau manik-manik), yang terbagi rata di antara semua lekukan. Meskipun sekilas tampak sulit dimainkan, permainan ini cukup menantang dan membutuhkan banyak latihan sebelum seorang pemain menjadi mahir.

Alasan permainan anak tradisional lebih baik ketimbang gadget
Berikut alasan mengapa permainan anak tradisional lebih baik bagi anak ketimbang permainan di gawai.

1. Melestarikan budaya
2. Meningkatkan keterampilan sosial
3. Mendorong kesehatan fisik


Itulah beberapa jenis permainan tradisional dan alasan mengapa permainan tersebut lebih baik ketimbang game di gawai. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk segera mengenalkan jenis-jenis permainan ini kepada anak supaya mereka bisa mendapatkan manfaatnya.

Referensi : https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-permainan-anak-tradisional-yang-lebih-menyehatkan

Share This Post: