Membaca Tanpa Terpaksa

Setiap Guru & Orangtua menginginkan anak didik atau anak-anak mereka mempunyai kesadaran akan minat baca yang tinggi, karena membaca adalah Kunci untuk membuka gudang-gudang ilmu pengetahuan & Informasi. Dengan ilmu manusia bisa menjalankan kehidupan yang teranugerahkan dan menapakinya dengan lebih baik . Akan tetapi sudah selaraskah perlaku & kebiasaan kita dengan maksud tersebut ? sudahkah kita menjadi teladan & memberikan perhatian khusus pada masalah ini ?

Menumbuhkan minat baca sejak dini akan mempermudah mewujudkan budaya baca & tradisi keberaksaan pada anak di masa depan. MInat baca juga menjadi titik awal dari penumbuhan Budaya Literasi. Namun mengimplementaskan kegiatan positif ini pada anak bukan perkara mudah. Selain lebih cenderung terpatron kesukaannya pada Digitalisasi , anak-anak juga tidak bisa dipaksa begitu saja untuk mau membaca buku .

Beberapa cara efektif untuk membantu anak agar gemar membaca antara lain :

Pertama : sediakan banyak bahan bacaan berupa buku, komik, majalah, koran yang relevan untuk anak. Bisa juga kita membuat semacam Perpustakaan mini di rumah. Melalui hal tersebut anak akan terbiasa dekat dengan bahan bacaan & tentunya akan mempermudah anak dalam mengakses bahan bacaan.

Kedua : Contohkan anak dengan meluangkan waktu setiap harinya untuk membaca. Kegiatan ini dapat dilakukan pagi hari sebelum berangkat kerja, atau sore hari sepulang kerja, serta saat akhir pekan ketika semua sedang di rumah. Orangtua atau Guru adalah figur- figur awal yang diidolakan anak. Jika idolanya gemar membaca, anak akan otomatis menirunya.

Ketiga : Rajin-rajinlah membacakan buku pada anak, terutama saat anak masih berusia Balita (bawah Lima tahun). Membacakan buku akan membuka ruang imajiner anak lebih awal, serta memantik kreatifitas dan minatnya terhadap ilmu pengetahuan. Kegiatan yang dapat dilakukan sebelum anak- anak tidur atau sesudah mereka belajar ini akan menciptakan kesan bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan.

Keempat : Ceritakan apa yang sudah anda baca pada anak, bukalah ruang diskusi tentang pengalaman yang menarik dan hal-hal yang bisa diteladani bersama. hal tersebut akan menambah motivasi anak untuk membaca.

Kelima : Libatkan anak ketika hendak membeli buku atau bahan bacaan di rumah. Ajarka bahwa membeli buku adalah sebuah investasi berupa ilmu pengetahuan, prioritaskan membeli buku dari uang tabungan dibanding membeli barang lain yang kurang penting.

Keenam : Secara periodik ajak anak untuk mengunjungi perpustakaan umum atau perpustakaan keliling. Berikan mereka kesempatan untuk melihat koleksi Perpustakaan tersebut, jadilah anggotanya & pinjam Buku untuk dibaca di rumah. jangan lupa memngajarkan untuk merawat & menjaga buku tersebut.

nwia

Referensi :https://edukasi.kompas.com/read/2019/09/10/15225581/3-hal-ini-jadi-penyebab-rendahnya-minat-baca-anak-indonesia?page=all

Sumber Gambar : Sahabat Keluarga Kemendikbud / Fuji Rahman

Share This Post: